Sistem Informasi

October 31, 2007

Web Development Tool

Filed under: Web

Akhir-akhir ini rekan-rekan sedang asik-asiknya membangun personal web page. Dengan contents yang informatif, album foto kenangan, dan aneka kelakar yang menggelikan. Web site dibangun menggunakan web statis alias html biasa bukan berarti web ini web yang tidak bagus melainkan sangat cocok buat pemula seperti kami dan rekan-rekan untuk mengembangkan web yang apik.




Saat kami berdiskusi, kebanyakan menggunakan tool Macromedia Dreamweaver untuk membuat layout web. Tool ini tidak diragukan lagi kehandalannya. Alternatif lain yaitu NVU atau kalau di Linux dikenal dengan Bluefish. Tool ini gratis dan opensource sehingga bisa menjadi ancaman bagi pihak Macromedia.




Saya juga bertanya kepada rekan-rekan, jika membuat web yang dinamis, webserver apa yang hendak digunakan?. Ya tidak diragukan lagi Apache webserver yang tak tergoyahkan di puncak klasemen. Ringkas, Gegas, Cerdas itulah “Sang Indian”. Alternatif lainnya yaitu IIS kalau tidak salah produknya microsoft.


Bagi Anda yang ingin menggunakan paket pengembangan web, saya sarankan menggunakan Appserv atau XAMPP. Jangan menggunakan PHPtriad, bukan apa-apa tapi menurut kabar proyek ini telah berhenti dan diganti Appserv. Saya juga coba mencari PHPtriad terbaru tapi tidak ada. Walaupun ada di dalamnya PHP masih versi lama dan MySQL sekitar versi 2-3.


XAMPP juga bagus dan isi paketnya, PHP, PHPMyAdmin, Apache, MySQL, FileZilla dilengkapi XAMPP control Panel. Jujur saja saya belum pernah mencoba mendevelop web dengan XAMPP tetapi setidaknya telah menginstal dan meneliti beberapa fitur yang ada. Salah satu fitur yang saya ketahui yaitu security. Disitu terdapat semacam monitor security bahkan pada saat mengakses http://localhost/xampp , juga bisa mengguankan https artinya sudah include Socket Secure Layer sehingga data yang mondar-mandir terenkripsi.




Sebenarnya masih ada banyak development tool untuk web semisal Mambo, Joomla!, CGI dll namun penulis tidak mengerti. Mungkin para pembaca ada yang mengerti masalah aneka web dev tool bisa kirim tulisannya atau kita membuat kelompok studi tatap muka langsung yang membahas mengenai pengembangan web demi kemajuan bangsa dan Negara Indonesia.




Link:


www.apachefriends.org

Payment Gateway

Filed under: SI Core

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

Artikel ini ada sangkut pautnya dengan e-commerce. Mata kuliah ini ada di semester 6 dan ditujukan bagi yang mengambil wajib minat B tetapi bukan berarti wajib minat A tidak boleh mengambil/mempelajari lho…

Berikut ulasannya,

Payment gateway (PG) adalah penyedia layanan aplikasi e-commerce yang meng-otorisasi pembayaran untuk e-bisnis, pengecer online, bricks and clicks. Hal ini serupa dengan terminal fisik Point of Sale yang di letakkan di kebanyakan outlet pengecer. Payment gateway mengenkripsi informasi yang sensitif seperti nomor kartu kredit, untuk meyakinkan informasi ini melawati antara kustomer dan penjual secara aman.

Cara kerja PG:

PG memfasilitasi transfer informasi antara portal pembayaran dan pemroses akhir atau bank secara cepat dan aman.

Ketika seorang pembeli memesan sebuah produk melalui PG yang diaplikasikan oleh penjual, PG menampilkan tugas yang beragam untuk proses transaksi; tugas yang diselesaikan oleh PG tidak diketahui/terlihat oleh pembeli hanya mendapat konfirmasi saja dari penjual bahwa transaksi telah berhasil.

Di Indonesia ada salah satu payment gateway yaitu www.pay.indo.com.

Dengan adanya payment gateway ini, merchant tidak perlu repot lagi mengurus perjanjian dengan bank seperti halnya toko yang menerima gesek kartu kredit karena yang mengurus semua itu adalah PG dengan bank yang bersangkutan sedangkan merchant (penjual) hanya menyediakan fitur PG di dalam websitenya. Juga PG diyakini lebih aman dibanding sistem yang lain

Masalah sekuritas PG di bahas pada segmen lain.

Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Payment_gateway

U 3.3 The Boiler Room…

Filed under: Freedom Speaks

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

Selamat bagi Anda yang mendapatkan ruang kuliah U 3.3 khususnya kuliah di siang hari. Mengapa demikian? Ya, karena ruang ini tidak dilengkapi penyejuk ruangan atau (AC) dan letaknya paling atas sendiri sehingga langsung berhadapan dengan si Raja Siang.

Bisa menguntungkan bisa juga merugikan. Untungnya adalah Pak/Bu Dosen tidak tahan sehingga tidak betah lagi mengajar secara penuh sesuai jumlah SKS hehehe. Ruginya ya jelas kita kepanasan bukan main sehingga mengalami dehidrasi yang berakibat menurunnya konsentrasi dan juga tidak dapat mencatat karena buku digunakan sebagai Cooler badan yang overheat.

Seumpama kita ujian jam 12 keatas dan jumlah mahasiswa yang banyak di ruang U.3.3, bagaimana ya rasanya?. Saran saya jangan memforsir atau meng-overclock otak Anda karena akan menimbulkan panas yang berlebih dan apabila suhu sekitar juga tinggi dan tidak ada coolernya maka jadinya otak anda bisa-bisa mengalami semacam “Computer Will Auto Shuting Down to Protect Your CPU”.emoticon

Deskripsi Pekerjaan Sebagai System Analyst (SA) Bagian 2 (Habis)

Filed under: Pakarya

Kebanyakan SA telah kuliah kurang lebih 4 tahun di jurusan Ilmu Komputer, Teknik Informatika atau Sistem Informasi. Ada juga yang bukan berlatar belakang komputer. Beberapa analis telah mempunyai gelar master di bidang bisnis. hal ini membantu dalam menentukan tipe komputer dalam kebutuhan bisnis. Analis butuh untuk memahami tentang komputer, penghitungan, perencanaan dan kemampuan melogika. SA membutuhkan keahlian bicara dan menulis yang baik karena SA harus dapat menjelaskan sistem yang telah dibuat dan memberikan instruksi yang bagus.

Gaji seorang SA usia 20-24 sebesar $896 dan diatas usia itu sebesar $1150 per minggu dan prospeknya dinilai Good (bagus). Berdasar ABS Employee Earnings, Benefits and Trade Union Membership, August 2003

Maka dari itu menjadi SA tidaklah simpel karena SA atau kita mempelajari SI lebih luas daripada Teknologi Informasi karena SI tidak hanya berkutat dengan teknologi saja tapi juga dengan peoples dan proses bisnis. Hal ini merupakan alasan mengapa di kurikulum SI terdapat MK Manajemen dan Akuntansi. Dengan ini kita jangan terlalu menghabiskan waktu kita hanya untuk belajar pemrograman atau jaringan saja tapi pengetahuan yang luas perlu kita dapatkan dan kemampuan bahasa baik bahasa Indonesia atau Inggris. Jadi jangan menyepelekan MK yang tidak ada kaitannya langsung dengan komputer, kecuali anda hanya ingin menjadi programmer saja. Memang menjadi SA lebih rumit tetapi jika melihat gajinya $896 per MINGGU, hiks! emoticonTidak hanya menelan ludah lagi tapi batu pun bisa ditelan. Bayangkan $896 X 4 minggu= $3584 per bulan!. Ya mungkin di Indonesia tidak sebesar itu kira-kira minimal Rp5 juta.

Lain kali kita bahas lebih dalam lagi.

Sumber: www.acpeople.com.au

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main